Pada tanggal 12 Maret 2019, telah berlangsung kegiatan 2nd Meeting IMT-GT UniNet STEM di UPM, Malaysia. Kegiatan ini diikuti oleh beberapa Universitas yang berada di bawah payung IMT-GT UniNet STEM baik dari Indonesia, Malaysia dan Thailand. Dalam meeting tersebut Pusat Riset STEM Universitas Syiah Kuala dan Universitas Bengkulu ikut dalam meeting tersebut melalui teleconference. Selain itu pihak dari PSU Thailand juga bergabung dalam meeting tersebut melalui teleconference.

Pada meeting tersebut, Pusat Riset STEM Universitas Syiah Kuala menyampaikan terkait kegiatan “STEM Carnival week 2020, The International Conference on STEM in conjunction with the IMT-GT UniNet STEM Meeting 2020.” Kegiatan itu nantinya dilaksanakan di Banda Aceh, Indonesia pada tanggal 18-23 Oktober 2020. Ketua IMT-GT Uninet STEM Prof. Dato’ Nuraini dan pihak IMT-GT STEM lainnya sepakat untuk ikut dalam kegiatan tersebut serta mengusulkan meeting di bulan Desember 2019 ini terkait dengan pelaksanaan kegiatan besar tersebut.

Selain itu, Universitas lainnya juga menyampaikan event yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat dan memerlukan kontribusi bersama dari peserta IMT-GT diantaranya: Forum with Industry dengan UPM sebagai  tuan rumahnya. Kegiatan ini akan berlangsung pada tanggal 17 April 2019. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Summer Camp oleh PSU Thailand yang akan berlangsun pada tanggal 31 Agustus-2 September 2019. Ditahun yang sama pada tanggal 17-18 Oktober akan berlangsung Konferensi Internasional terkait dengan Engineering, Technologies and Applied Science oleh Universitas Bengkulu, Indonesia. Pada bulan Desember 2019 pihak IMT-GT akan berdiskusi terkait persiapan STEM Carnival week di Universitas Syiah Kuala, Aceh, Indonesia.

    

    

     

Tiim dari Pusat Riset STEM Unsyiah melakukan teleconference di Ruang Meeting Bank Indonesia Wilayah Aceh. Dalam hal ini, Bapak Z. Arifin Lubis selaku ketua Bank Indonesia Wilayah Aceh juga ikut dalam meeting tersebut. Beliau sangat tertarik dengan STEM Education untuk siswa yang ada di Aceh. Pada meeting tersebut Bapak Z. Arifin Lubis didampingi oleh Dr. Hizir Wakil Rektor Bidang Kerjasama Unsyiah menyampaikan tanggapan dan saran terkait kegiatan STEM tersebut. Beliau menyampaikan gagasan terkait pentingnya STEM yang terintegrasi dengan pendidikan karakter. Dengan adanya pendidikan tersebut, siswa ke depan diharapkan selain menguasai STEM namun juga memiliki karakter yang bagus. “STEM yang kita tonjolkan di masyarakat itu harusnya dijiwai oleh pendidikan karakter. Karena seseorang yang hebat dan mampu menguasai STEM harus memberikan impak yang baik di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang tercerminkan melalui karakter yang bagus.” Ucap Bapak Z. Arifin Lubis.

Please follow and like us:
20

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *