Pusat Studi STEM (PS STEM) Unsyiah mengadakan kegiatan Seminar Nasional di Hermes Palace pada tanggal 7 Juli 2018. Seminar nasional ini mengambil tema ”Review Kurikulum 2013 (K-13) Tingkat SMP dan SMA/Sederajat”. Dalam SEMINAR NASIONAL yang berlangsung tanggal 20 Maret 2018 ini selain mereview kurikulum 2013, peserta juga diperkenalkan metode pembelajaran terpadu STEM yang merupakan perpaduan pembelajaran Sains (Science), Teknologi (Technology), Teknik (Engineering), danMatematika (Mathematics) atau disingkat STEM. Kegiatan SEMINAR   ini bertujuan untuk mendapatkan masukan dari para praktisi dan pemerhati pendidikan seperti guru dan pengawas mutu Pendidikan di wilayah kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar mengenai pelaksanaan Kurikulum 2013 dan kendala-kendala yang dihadapi di lapangan.  Kegiatan SEMINAR   ini merupakan wujud kerjasama PS STEM Unsyiah dengan Dinas Pendidikan Provinsi Aceh serta Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh sebagai upaya untuk berkonstribusi memajukan Pendidikan Aceh khususnya ditingkat sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) atau sederajat.

Seminar ini menghadirkan narasumber utama dari California State University yaitu Dr. David T Brookes. Beliau merupakan seorang educater Fisika. Selain itu Pusat Studi STEM Juga menghadirkan pemateri dari Universitas Pendidikan Indonesia Dr. Ida Kaniwati, M.Si, dan kegiatan ini diisi oleh 4 pemateri lokal lainnya.

Ketua Panitia Dr. Rini Oktavia, M.A. menyampaikan bahwa kegiatan seminar  perdana ini dihadiri oleh para peneliti dan guru SMP dan SMA yang mengajarkan mata pelajaran yang berkaitan dengan bidang STEM. Luaran yang diharapkan dari seminar ini adalah sebuah analisis SWOT dari K-13 dan sebuah gambaran mengenai pendidikan STEM di Indonesia. Dalam kegiatan seminar ini Bapak Syaridin, S.Pd., M.Pd selaku Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Aceh ikut hadir dan memberikan sambutan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan tersebut.

Seminar  ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan program penelitian yang didanai oleh hibah USAID-PEER siklus ke-enam yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru sains/IPA untuk mengajarkan materi pelajaran STEM dengan menggunakan model ISLE (Investigative Science Learning Environment) atau Suasana Belajar Sain Investigatif. Model ISLE yang dipadukan dengan STEM atau disingkat ISLE based STEM merupakan program unggulan yang pusat studi STEM   yang menciptakan pembelajaran yang lebih menyenangkan yang menjadi moto PS STEM yaitu“Learning is Fun”. Program unggulan ini diharapkan mampu menghadirkan proses belajar yang menyenangkan bagi siswa di sekolah yang merupakan salah satu harapan dari program Aceh Carong yang diusung oleh Gubenur Aceh Irwandi Yusuf.

Please follow and like us:
20

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *